Avsnitt
-
Ya pada akhirnya kita memang harus sadar bahwa kita hanya manusia yang tak luput dari kesalahan. Intinya kita harus belajar
-
Sekedar opini, kamu boleh setuju ataupun tidak.
-
Saknas det avsnitt?
-
Sering kita terluka karena ulah sendiri, tapi memang faktanya hidup bukan tempat berbahagia, tapi perjalanan menemukan kebahagiaan. Terinspirasi dari buku "Hidup itu perjalanan, Pikniklah! " Karya Elis Handoko
-
Bahagia itu sederhana, mungkin maksudnya semua orang bisa berbahagia dengan caranya sendiri-sendiri. Tidak ada rumus dalam mendapatkan kebahagiaan.
-
Ada beberapa kata yang salah ucap, mohon dimaafkan.
-
Aku mencintaimu, itu sebabnya aku tak henti-hentinya mendokan keselamatanmu
-
Banyak dari kita yang mungkin saat ini sedang memendam rasa terhadap seseorang, siapapun kamu... Kita sama!
-
I Tried so hard . Para seniman memang hebat.
-
Puisi pertama yang membuat jatuh hati pada sastra. Entah karena puisinya atau karena pembaca pertama yang saya dengar adalah mediang pelatih teater saya yang sangat hebat membawakannya. Tapi maaf, baru pertama baca puisi , pasti sangat sangat sangat kurang bagus
-
Memperindah bentuk diri untuk tampil cantik, wajar kok! Namanya manusia, suka keindahan. Tapi.....
-
Salah satu fase perkuliahan yang harus di jalani , ada sebagian yang akhirnya riweuh disini. Salah satunya aku. 😀
-
Rumput tetangga memang selalu terlihat lebih hijau, tapi ingat! Bahwa kita bukan kambing.
-
Cantik itu harus......
-
Cuci wajah pakai sabun batang? Pernah?
-
"Semakin dewasa cyrcle pertemanan akan semakin mengerucut" i get it.
-
Hay apa kabar , dalam rangka menghilangkan kantuk akhirnya aku putuskan untuk membuat podcast. Walaupun isinya gak jelas tentang apa , maklum orang lagi ngantuk