Avsnitt
-
Ya, ini hanya dunia.
Semua yg terjadi sudah jadi ketetapanNya. Dan sejatinya urusan kita hanya denganNya saja. -
Akankah kita bisa jadi dewasa?
-
Saknas det avsnitt?
-
"Tak peduli seberapa banyak rasa sakit dan kesedihan yang kau alami. Semua itu tidak akan membuatmu merasa tidak bahagia, selama kau memiliki Allah."
- Ayiendari -
Tentang seorang teman yang begitu istimewa, karena bersamanya senantiasa mengingatkan padaNya.
-
Apa yang orang-orang katakan tentangmu, bukanlah dirimu yang sebenarnya.
Kamu adalah kamu.
Hanya kamu dan Tuhanmu lah yang benar-benar mengenal dirimu, seutuhnya. -
Suatu hari seseorang datang dan mampu membuat hatinya bergetar.
-
Setelah perjalanan panjang nan melelahkan, pencarianmu akhirnya menemukan titik terang.
-
Tiba masanya bagimu menempuh sebuah perjalanan mencari untuk menemukan.
-
Kukira hidup ini ya hidup saja, seperti yang terlihat pada umumnya.
Bayi, kanak-kanak, remaja, dewasa.
Masa-masa sekolah, kuliah, bekerja, menikah. Masa muda, dewasa, tua.
Hidup lalu mati.
Kukira hidup hanya seperti ini saja. Ternyata, aku keliru~ -
Kala semua orang telah terlelap.
Merupakan waktu yang tepat bagimu untuk meratap.
Isi kepala perlahan mulai menyeruak.
Lembar demi lembar memori bergulir tanpa henti. -
Apa yang dilakukan terkadang disalahartikan.
Kebaikan ternyata tak cukup disampaikan hanya dengan bermodalkan maksud baik semata. -
Ah, begitu rupanya. Menjalani kehidupan di dunia ternyata ada rumusnya~
-
Ini bukan tentang mereka yang menyakiti diri, tetapi tentang Allah yang menghadirkan mereka untuk menempa hambaNya, Ia hendak membuatnya bertumbuh lalu mekar bersemi 🌻
-
Motivasi dari Quote Ali bin Abi Thalib ra
-
Izinkan aku membisikkan kata-kata ajaib ini untukmu yang sedang diterpa badai pendewasaan.
-
Percayalah kamu hebat, kamu kuat, selama kamu mengandalkan Allahmu :')
-
Tahukah, kehidupan dunia ini sebentar, hanya sekejap saja...
-
Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini bersama Allah dan Rosulullah^^
-
Hiduplah di saat ini! Be a mindful!
-
Tahukah, cinta padaNya itu harus diupayakan, agar hati mampu menghadirkan harap dan takut secara proporsional.
- Visa fler