Avsnitt
-
Perihal waktu yang terus merangkak, mereka bergerak menuju keabadian
-
Lewat ini akan kusampaikan kepada aku untuk kembali sebelum tenggelam terlalu dalam.
-
Saknas det avsnitt?
-
Pada akhirnya kita hanyalah manusia yang mengharapkan angan, namun hidup di dalam bait pertanyaan.
-
Kehidupan yang sering kita sebut sebagai hidup barangkali adalah kematian bagi sebagian orang.
-
Agar kita tak saling membunuh di dalam ingatan mari merayakan kehilangan dengan semurninya dan seadanya.
-
"Semua yang tinggal pasti akan tanggal."
-
Mengenai kemustahilan; untuk tidak saling menghancurkan
-
mengenai dunia yang kisruh akan kompetisi antar makhluknya
-
Karena kelam baja ialah warna, juga makna atas segala yang telah ditakdirkan.
-
Aku yang kehilangan warna dan menjadi abu untuk segalanya.
-
Bahwa sebenarnya tidak masalah untuk tidak baik-baik saja, karena kita hanyalah manusia; yang dirancang memiliki ribuan rasa. --- instagram: anzilnarn
-
Membiasakan luka nantinya akan membinasakan raga, maka pergi dan akhirilah. --- instagram: anzilnarn
-
"memang tak masalah mengejar apa-apa yang tertulis di dalam daftar, namun sempatkan pula untuk bersandar." --- instagram: anzilnarn
-
Dua raga yang penuh kepiluan, karena tak diizinkan semesta untuk bersama--- instagram: anzilnarn
-
Untuk gagasan-gagasan yang dilarang hidup dan dipaksa mati. --- instagram: anzilnarn
-
Sampai kapan akan terus memendam? --- instagram: anzilnarn
-
Makhluk yang paling sia-sia ialah manusia yang tak pernah mensyukuri kehidupannya, begitukah kita? --- instagram: anzilnarn
-
Sebagian orang sibuk menjadi penjahat untuk mendapat nilai dari orang lain, dan lupa akan siapa diri mereka sendiri
-
Meski raga telah terkubur jauh di dasar tanah, kata akan terus abadi di dalam ingatan --- instagram: anzilnarn